Merawat Bayi Perlu Hindari Beberapa Kesalahan
26-09-2011
diposkan oleh melindacare
Merawat bayi yang
baru saja lahir tentu tidak semudah yang Anda bayangkan. Tentu akan banyak
kesalahan dalam melakukannya, hal ini terutama dialami pada ibu baru. Terkadang
walaupun ibu baru sudah belajar dalam merawat bayinya sendiri dengan bantuan
orangtua ataupun melalui buku, tetap saja bisa sering melakukan kesalahan.
Seringkali
kesalahan kecil pun tidak disadari oleh ibu, mulai dari mengganti popok atau pampers,
salah mengenakan pakaian, sampai memberikan mainan yang salah dan hal lainnya
yang dapat mengancam bahaya si kecil. Lalu hal-hal apa saja yang sering
dilakukan ibu baru dalam melakukan kesalahan yang tidak disadarinya itu ?
Berikut beberapa kesalahan dalam merawat
bayi yang kerap dilakukan tanpa disengaja dan cara mengatasinya :
- Jaga kebersihan
Hal ini mungkin sangat sepele, tetapi penting untuk
dilakukan demi menjaga kesehatan si kecil yang baru lahir. Bila ada teman atau
kerabat Anda yang datang menjenguk kelahiran buah hati Anda, maka sebaiknya
beritahukan terlebih dahulu untuk mencuci tangan mereka sebelum hendak memegang
si kecil ataupun saat mereka sedang flu atau batuk sebaiknya jangan terlalu
dekat. Ini penting, karena bayi yang di bawah usia enam bulan masih dalam
membentuk sistem ketahanan tubuhnya. Selain itu, jangan berpergian dulu jika
bayi masih dibawah usia enam bulan untuk menghindari keramaian agar si kecil
tidak dipegang oleh banyak orang yang tidak dikenal.
- Pilih pakaian yang tepat
Mengenakan pakaian pada bayi juga perlu Anda perhatikan.
Jangan sampai Anda mengenakan pakaian yang salah di saat cuaca sedang panas,
tetapi bayi dikenakan pakaian yang tertutup atau sebaliknya. Tubuh bayi yang
baru lahir biasanya akan mudah kepanasan. Oleh karena itu, pilihlah pakaian
yang tepat dari tidak terlalu tertutup.
- Memberikan mainan yang berbahaya
Waspadailah dengan hal yang satu ini. Seringkali Anda lupa
jika memberikan mainan pada si kecil tidak sesuai dengan usianya atau bahkan
bukan mainan yang tidak seharusnya menjadi mainan anak bayi. Seperti contoh,
saat si kecil merengek meminta mainannya tetapi justru Anda menggantinya dengan
kunci. Dan ini bukan hal yang tepat, karena kunci mengandung timah dengan kadar
yang tinggi serta dapat menyebabkan kerusakan otak dan menurunnya tingkat IQ.
- Bayi ditidurkan secara tengkurap
Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa, bayi yang
ditidurkan secara tengkurap di atas selimut lembut beresiko mengalami SIDS (Sudden
Infant Death Syndrome) atau sindroma kematian bayi mendadak, dibandingkan
bayi yang tidur terlentang di atas selimut yang tidak terlalu lembut.
- Kekurangan cairan saat bayi tidak rewel
Bila bayi merasa tenang dan tidak rewel jangan Anda salah
mengira bahwa ia tidak lapar atau haus. Anda perlu teratur dalam memberikan
makan dan minumnya. Perhatikan tanda-tanda si kecil jika sudah cukup makan,
yaitu jika ia mengompol dalam 6 kali sehari setelah kelahirannya dalam minggu
pertama. Namun, jika hal tersebut tidak juga tampak konsultasikanlah segera
pada dokter.
- Sering diberikan antibiotik
Banyak orangtua yang salah, jika anaknya terkena sakit lebih
sering diberikan antibiotik. Padahal, antibiotik sendiri tidak baik untuk
kesehatan tubuh anak terutama bayi. Antibiotik sendiri juga tidak tepat untuk mengobati
penyakit yang disebabkan oleh virus seperti, flu, diare, muntah-muntah, dan
sakit tenggorokan. Antibiotik hanya bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit
yang disebabkan oleh bakteri streptokokus. Selain itu, dengan seringnya bayi
mengkonsumsi antibiotik maka dapat menyebabkan bayi menjadi kebal dan saat
tubuhnya membutuhkan antibiotik tidak akan berfungsi lagi pada tubuhnya.
- Dosis obat sesuai saran dokter
Ikuti selalu saran dokter, jika bayi tengah sakit berikan
dosis yang sesuai saran dokter. Jangan samakan dosis obat pada bayi dan anak
yang usianya lebih tua karena dosisnya pun berbeda.
- Jauhkan benda-benda berbahaya
Setelah bayi beranjak satu tahun lebih hingga 1,5 tahun
biasanya sudah bisa merangkak. Oleh karena itu, sebisa mungkin Anda memperhatikan
area sekitar rumah apakah terdapat benda-benda berbahaya yang mudah dijangkau
oleh si kecil atau tidak. Hindari benda-benda seperti, vas bunga, asbak atau
barang yang mudah pecah belah, perhatikan juga stop kontak, kabel-kabel,
furnitur yang tajam dan obat-obatan.
- Pastikan yang alami adalah aman
Pastikan terlebih dahulu jika produk-produk yang Anda beli
untuk keperluan si kecil aman saat digunakan. Begitu juga dengan obat-obatan
yang dianggap alami atau herbal, sebaiknya Anda tanyakan dahulu pada dokter
untuk mengetahui kepastiannya.
Merawat bayi memang bukan hal yang mudah. Salah sedikit saja bisa
berakibat fatal. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati dan memperhatikan apa
saja yang dibutuhkan si kecil dalam masa pertumbuhannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar